Minggu, Maret 8, 2026
Google search engine
BerandaKalimantan TengahPemkab Barito UtaraBupati Barut Tegaskan Listrik Kebutuhan Dasar, Resmi Mulai Pemasangan Jaringan di Empat...

Bupati Barut Tegaskan Listrik Kebutuhan Dasar, Resmi Mulai Pemasangan Jaringan di Empat Desa Pelosok

Zona Kalimantan, Muara Teweh – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memerangi kegelapan di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menghadiri langsung prosesi pemancangan tiang listrik pertama sebagai tanda dimulainya pemasangan jaringan listrik di Desa Benangen I, Benangen II, Benangen III, dan Desa Sampirang II, Rabu (14/1/2026).

Kedatangan rombongan Bupati disambut hangat oleh masyarakat setempat melalui prosesi adat Potong Pantan (Hompong), sebagai simbol penghormatan sekaligus doa agar pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa lagi ditunda, khususnya bagi desa-desa yang selama ini belum menikmati penerangan secara optimal.

“Listrik bukan sekadar sarana penerangan. Ini adalah penunjang utama pendidikan, kesehatan, serta penggerak roda perekonomian masyarakat. Dengan masuknya listrik, kita berharap kesejahteraan sosial masyarakat desa dapat meningkat secara nyata,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, kehadiran jaringan listrik di wilayah pelosok merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Barito Utara, tanpa terkecuali.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar ikut menjaga dan merawat fasilitas kelistrikan yang dibangun.
“Aset negara ini harus kita jaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang, demi kenyamanan, keamanan, dan produktivitas masyarakat,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Camat Teweh Timur, Mundawan, menilai pemasangan jaringan listrik ini sebagai tonggak penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Ia menyebut kehadiran listrik sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah dan negara di tengah masyarakat pelosok.

Sementara itu, perwakilan Manager UP2K PLN Kalimantan Tengah, Alqindy, menyampaikan bahwa proyek kelistrikan ini merupakan hasil sinergi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa menyambungkan listrik ke wilayah terpencil merupakan misi kemanusiaan PLN.

“Membangun listrik berarti memerdekakan pelosok dari kegelapan. Kami berharap hadirnya listrik di wilayah Benangen dan Sampirang dapat mempercepat kemajuan desa agar setara dengan wilayah perkotaan,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, para Asisten Setda, kepala perangkat daerah, unsur Forkopimca Kecamatan Teweh Timur, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (WLN)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir