Minggu, Maret 8, 2026
Google search engine
BerandaPemprov KaltengDishub Kalteng Uji Coba Sistem Parkir RTH Bundaran Besar, Siap Sambut Soft...

Dishub Kalteng Uji Coba Sistem Parkir RTH Bundaran Besar, Siap Sambut Soft Opening 2026

Zona Kalimantan, Palangka Raya – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan kesiapan fasilitas publik menjelang pembukaan kawasan RTH Bundaran Besar di Kota Palangka Raya. Salah satunya melalui simulasi pengaturan parkir di area basement eks KONI, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kalteng, Andreas Palem Santosa, ini menjadi bagian dari pengawasan teknis sekaligus penyempurnaan sistem parkir sebelum kawasan ruang terbuka hijau tersebut resmi dimanfaatkan masyarakat.

Dalam simulasi tersebut, tim Dishub meninjau secara langsung tata letak kendaraan, alur keluar-masuk parkir, hingga aspek keselamatan pengguna. Sejumlah rekomendasi teknis juga disusun guna meminimalkan potensi kemacetan dan risiko kecelakaan di kawasan tersebut.

“Simulasi ini penting untuk memastikan sistem parkir sudah sesuai standar keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Dengan pengaturan yang tepat sejak awal, aktivitas masyarakat nantinya bisa berjalan tertib dan nyaman,” ujar Andreas.

Ia menambahkan, hasil simulasi akan menjadi bahan evaluasi sebelum pelaksanaan soft opening RTH Bundaran Besar yang direncanakan pada 10 Januari 2026.

Sementara itu, Kepala Dishub Kalteng Yulindra Dedy menegaskan, pengawasan lalu lintas dan parkir menjadi prioritas utama untuk memastikan fasilitas publik dapat digunakan secara optimal.

“Kami ingin sejak awal pengoperasian, pengelolaan parkir dan lalu lintas di kawasan ini berjalan efektif, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” jelasnya.

Menurut Yulindra, koordinasi lintas instansi serta evaluasi berkala akan terus dilakukan agar sistem transportasi di kawasan RTH Bundaran Besar mampu mendukung aktivitas warga tanpa mengganggu arus lalu lintas sekitar.

Dishub Kalteng berkomitmen melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap sistem parkir dan lalu lintas di kawasan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan RTH Bundaran Besar sebagai ruang publik baru yang tertib, aman, dan ramah bagi seluruh masyarakat Palangka Raya.

Dengan persiapan matang, kehadiran RTH Bundaran Besar diharapkan tidak hanya menjadi ikon kota, tetapi juga contoh pengelolaan fasilitas publik yang terencana dan nyaman bagi pengunjung. (Mar)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir