Minggu, Maret 8, 2026
Google search engine
BerandaBERITA TERBARUPenguatan Usaha Peternakan Berbasis Kebutuhan Lokal di Desa Periangan

Penguatan Usaha Peternakan Berbasis Kebutuhan Lokal di Desa Periangan

Ketapang, Kalimantan Barat– Upaya penguatan ekonomi masyarakat terus dilakukan di Desa Periangan, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, melalui pendampingan usaha peternakan berbasis kebutuhan lokal yaitu melalui budidaya babi.

Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan program ternak lokal yang melibatkan kelompok masyarakat setempat sebagai penerima manfaat utama.

Program ini dirancang setelah dilakukan penilaian oleh tim pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mempertimbangkan potensi usaha yang relevan dengan kondisi sosial, budaya, serta kebutuhan masyarakat desa.

Melalui pendekatan tersebut, usaha peternakan ini dinilai memiliki prospek untuk menjadi sumber penghidupan alternatif sekaligus mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Desa Periangan. Tidak berhenti hanya di pendampingan teknis, untuk membangun ekosistem bisnis yang kuat, petani juga dilatih membuat pakan alternatif dari sumber daya yang ada di sekitar desa.

Adrianto, ketua kelompok peserta program, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan inisiatif ini. “Kami sangat mendukung dan berterima kasih dengan adanya program budidaya babi dan pembuatan pakan serta pendampingan bagi para peserta. Kegiatan ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan diharapkan dapat membantu meningkatkan penghasilan warga,” ujar Adrianto.

Dalam kegiatan pelatihan, peserta diajak untuk paham cara meracik pakan babi alternatif berbahan lokal, yang diharapkan mampu menekan biaya pakan sekaligus meningkatkan efisiensi usaha penggemukan babi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga menghadirkan Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak. Sebagai narasumber dan pendamping teknis, Tim UNTAN memberikan pendampingan terkait kebutuhan nutrisi ternak, teknik budidaya yang baik, serta pengelolaan kandang yang bersih dan berkelanjutan, sehingga usaha para peserta dapat berjalan secara mandiri dan bertanggung jawab.

Pelatihan didukung Pemerintah Desa Periangan dan Kecamatan Jelai Hulu, serta Universitas Tanjungpura selaku narasumber dan pendamping teknis

Program ini juga turut mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Periangan dan Pemerintah Kecamatan Jelai Hulu. Dengan jumlah penduduk lebih dari 2000 jiwa, kebutuhan konsumsi di Desa Periangan cukup tinggi sehingga pengembangan usaha peternakan menjadi salah satu langkah strategis untuk dijalankan secara berkelanjutan.

 Penurunan populasi dan produksi ternak babi selama periode 2021–2024 turut menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan program ini, sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat setempat secara berkelanjutan.

Kepala Desa Periangan, Paskalis Dedi Diardi, menyampaikan harapan terkait pelaksaan program serta manfaatnya bagi masyarakat. “Kami berharap program ini berhasil dan dapat membuka pola pikir masyarakat untuk melihat budidaya babi sebagai peluang peningkatan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Jelai Hulu, Seth Arel, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam sistem pemeliharaan ternak, manajemen pakan, dan kebersihan kandang, agar usaha budidaya dapat berkembang secara mandiri.

Melalui program pemberdayaan masyarakat yang difasilitasi oleh PT Bangun Nusa Mandiri (BNM), salah satu unit usaha dari Sinar Mas Agribusiness and Food, kelompok budidaya babi unggul Desa Periangan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas teknis dan kemandirian usaha.

Selain memberikan peluang tambahan pendapatan bagi anggota kelompok, inisiatif ini juga berkontribusi pada penguatan ekonomi desa dan kecamatan secara bertahap.

Ke depan, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi, sekaligus membuka peluang pengembangan program serupa di wilayah lain, guna memperluas manfaat bagi masyarakat.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir