Minggu, Maret 8, 2026
Google search engine
BerandaPemprov KaltengPemprov Kalteng Gelar Rakor Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Ramadan

Pemprov Kalteng Gelar Rakor Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Ramadan

Zona Kalimantan, Palangka Raya – Sebagai upaya  nyata dalam mengantisipasi kenaikan harga menjelang datangnya bulan Ramadan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, mengambil langkah langkah  yang diperlukan.

Bertempat di Aula BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Tengah di selenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kamis (12/2/2026).

Gubernur Kalteng melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menyampaikan bahwa pada bulan Februari ini umat muslim akan menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tersebut, menurutnya, hampir setiap tahun diiringi dengan peningkatan permintaan terhadap sejumlah komoditas bahan pokok.

“Datangnya Hari Besar Keagamaan selalu diiringi dengan peningkatan permintaan terhadap beberapa komoditas barang kebutuhan pokok tertentu. Variasi konsumsi masyarakat yang semakin beragam turut mendorong meningkatnya permintaan tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi peningkatan inflasi yang cenderung berulang setiap tahun harus diantisipasi secara bersama-sama melalui sinergi lintas sektor.

“Kondisi peningkatan inflasi yang selalu berulang setiap tahunnya tentunya perlu kita antisipasi dan waspadai secara bersama-sama melalui sinergi dari berbagai pihak, sehingga laju kenaikan inflasi lebih lanjut dapat kita tekan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yuas Elko menjelaskan bahwa dinamika harga bahan pokok, tantangan distribusi antarwilayah, serta ketergantungan pada pasokan dari luar daerah kerap memicu tekanan inflasi.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan fluktuasi bahkan kenaikan harga yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama kelompok masyarakat kurang mampu.

“Kenaikan harga barang kebutuhan pokok sangat berdampak pada daya beli masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang akan semakin tertekan apabila terjadi lonjakan harga,” tambahnya.

Pada Rapat Koordinasi HBKN Tahun 2026 yang juga diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah tersebut, ia meminta seluruh dinas dan instansi terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk mendukung upaya menjaga kelancaran pasokan, distribusi, dan perdagangan barang kebutuhan pokok menjelang, saat, dan pasca Ramadan serta Idulfitri 1447 H.

Beberapa langkah yang ditekankan antara lain mengintensifkan pemantauan harga dan memastikan kecukupan stok di masing-masing wilayah, menginisiasi penjajakan serta kerja sama perdagangan komoditas pangan antar daerah khususnya bagi daerah yang mengalami defisit produksi atau tren kenaikan harga.

“Kita juga akan memperkuat koordinasi dengan Perum BULOG dan/atau BUMN Pangan setempat guna mengoptimalkan distribusi pasokan ke pasar rakyat, terutama untuk komoditas beras, minyak goreng, dan daging. Langkah ini diharapkan dapat menekan inflasi pada hari besar keagaaman, “ tukasnya. (Mar)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir