Sabtu, Maret 7, 2026
Google search engine
BerandaBERITA TERBARUProduksi Padi Seruyan 2025 Capai 21.558 Ton, Seruyan Hilir Penyumbang Terbesar

Produksi Padi Seruyan 2025 Capai 21.558 Ton, Seruyan Hilir Penyumbang Terbesar

Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Produksi padi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah pada tahun 2025 tercatat mencapai 21.558,59 ton yang tersebar di seluruh kecamatan.

 Data tersebut menunjukkan bahwa Kecamatan Seruyan Hilir menjadi wilayah dengan kontribusi produksi padi terbesar dibanding kecamatan lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, mengatakan bahwa produksi padi tersebut berasal dari luas panen sekitar 5.968,66 hektare dari total luas tanam 4.601,25 hektare.

“Berdasarkan data tahun 2025, total produksi padi di Kabupaten Seruyan mencapai sekitar 21.558,59 ton yang berasal dari berbagai kecamatan dengan potensi lahan pertanian yang berbeda-beda,” kata Sri Susanti, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Kecamatan Seruyan Hilir menjadi penyumbang produksi terbesar dengan luas tanam 4.046,60 hektare, luas panen 4.233,66 hektare, dan total produksi mencapai 16.934,64 ton.

Sementara itu, beberapa kecamatan lainnya juga memberikan kontribusi produksi padi, di antaranya Seruyan Hilir Timur dengan produksi 1.000,35 ton, Seruyan Hulu sebanyak 1.664,30 ton, dan Suling Tambun mencapai 910 ton.

Selain itu, produksi padi juga tercatat di sejumlah kecamatan lain seperti Danau Seluluk dengan produksi 316,50 ton, Hanau sebanyak 283,50 ton, Batu Ampar sebesar 340,60 ton, serta Seruyan Tengah dengan produksi 107,40 ton.

“Potensi pertanian padi di Seruyan sebenarnya cukup besar. Namun memang setiap kecamatan memiliki kondisi lahan, irigasi, serta dukungan sarana pertanian yang berbeda,” jelasnya.

Menurut Sri Susanti, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus berupaya meningkatkan produksi padi dengan berbagai program, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana pertanian, bantuan benih unggul, hingga pendampingan kepada para petani.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan produksi padi sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami terus mendorong optimalisasi lahan pertanian yang ada agar produksi padi di Seruyan bisa meningkat setiap tahunnya,” pungkasnya. (Wln)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir