Kamis, November 5, 2026
Google search engine
BerandaBERITA TERBARU“Seruyan is Burning”, Sanggar Hapakat Penyang dan PELITA ABK Donasikan Seni Galang...

“Seruyan is Burning”, Sanggar Hapakat Penyang dan PELITA ABK Donasikan Seni Galang Dukungan untuk Relawan Karhutla

Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Di tengah kepungan asap dan panasnya medan perjuangan melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kepedulian masyarakat Seruyan terus menyala. Kali ini, dukungan datang melalui panggung seni yang menjadi bagian dari aksi kemanusiaan untuk para pejuang di garis depan.

Melalui inisiatif Balanga Movement, Sanggar Seni Hapakat Penyang bersama komunitas PELITA ABK turut ambil bagian dalam Charity Concert bertajuk “Seruyan is Burning”.

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya penggalangan dana untuk membantu Masyarakat Peduli Api (MPA) dan para relawan yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla.

Tidak sekadar hadir, Sanggar Seni Hapakat Penyang menurunkan personel secara penuh untuk menyuguhkan sejumlah pertunjukan seni khas daerah.

Persembahan tersebut meliputi pertunjukan kuntau, senandung karungut khas Dayak dengan tema karhutla, tari tradisional “Mahaga Himba Seruyan”, hingga musik tradisional yang menghidupkan semangat solidaritas.

Setiap pertunjukan membawa pesan yang sama, yakni ajakan untuk menjaga lingkungan sekaligus memberikan dukungan moral kepada mereka yang berada di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Ketua sekaligus motor penggerak Sanggar Seni Hapakat Penyang dan komunitas PELITA ABK, Yulia Tanti Nova, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga dan terharu dapat terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Kami sangat bangga dan bersyukur bisa dilibatkan dalam aksi kemanusiaan ini. Melalui seni, kami ingin menyampaikan pesan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Yulia.

Menurutnya, keterlibatan para pelaku seni dalam kegiatan tersebut bukan sekadar menampilkan karya, tetapi juga menjadi bentuk dukungan kepada MPA dan relawan yang tengah berjuang menghadapi karhutla.

“Semoga persembahan dari anak-anak kami dapat meringankan beban serta menyuntikkan semangat bagi para MPA dan relawan garis depan yang sedang berjuang mempertaruhkan tenaga demi memadamkan api dan melindungi hutan kita,” lanjutnya.

Kolaborasi dalam Charity Concert “Seruyan is Burning” sekaligus menunjukkan bahwa penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas di lapangan. Berbagai elemen masyarakat dapat mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing, termasuk melalui seni dan kreativitas.

Bagi Sanggar Seni Hapakat Penyang dan PELITA ABK, panggung tersebut menjadi ruang untuk menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat semangat Hapakat Penyang, atau kebersamaan dan persaudaraan dalam menghadapi persoalan bersama.

Seni akhirnya tidak hanya hadir sebagai hiburan. Di tengah ancaman asap dan kobaran api, seni menjadi medium untuk menyampaikan pesan kepedulian, menggalang solidaritas, serta menyalakan harapan bagi para relawan yang terus berjuang menjaga hutan dan lingkungan Seruyan. (Wln)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Banner HUT TNI 2026 001 Banner HUT TNI 2026 002 Banner HUT TNI 2026 003 Banner HUT TNI 2026 004 Banner HUT TNI 2026 005 Banner HUT TNI 2026 006

Paling Populer

Komentar Terakhir