Minggu, Maret 8, 2026
Google search engine
BerandaKalimantan TengahPemkab Murung RayaPemkab Murung Raya Gelar Pelatihan 1.000 HPK untuk Perkuat Gerakan Peduli Stunting

Pemkab Murung Raya Gelar Pelatihan 1.000 HPK untuk Perkuat Gerakan Peduli Stunting

Murung Raya, Zona Kalimantan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Pelatihan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan tema “Peran Desa/Kelurahan dalam Gerakan Peduli Stunting” tingkat Kabupaten Murung Raya.
Kegiatan tersebut berlangsung di GPU Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, dan dibuka secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Suria Siri, pada Kamis (23/10/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala DPMD Mura, Lynda Kristiane, narasumber dari Dinas Kesehatan yakni Ina Kaleluni dan Kristin Arianti, anggota TP-PKK, para kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Mura, kepala desa dan lurah, Ketua TP PKK Kecamatan, Kelurahan dan Desa, serta kader KPM Desa dan Kelurahan.

Dalam sambutan Bupati Murung Raya yang dibacakan oleh Suria Siri, disampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Murung Raya dalam menurunkan angka stunting.

“Stunting masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga memengaruhi kualitas generasi masa depan,” ujar Suria Siri.

Berdasarkan Keputusan Bupati Mura Nomor 100.3.3.2/387/2024, telah ditetapkan 15 desa sebagai lokus prioritas penanganan stunting tahun 2025. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen berkelanjutan antara pemerintah daerah, camat, kepala desa, lurah, kader pembangunan manusia (KPM), dan tenaga kesehatan.

Suria Siri juga menegaskan bahwa desa dan kelurahan merupakan garda terdepan pembangunan serta harus menjadi pelopor dalam gerakan pencegahan stunting dengan memanfaatkan Dana Desa secara tepat, efektif, dan transparan.

Sementara itu, Kepala DPMD Mura, Lynda Kristiane, mengimbau seluruh aparat desa agar berhati-hati dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Pastikan setiap kegiatan tepat sasaran dan menghasilkan output yang jelas, agar program penurunan stunting benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. (ZK-red)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir