Minggu, Maret 8, 2026
Google search engine
BerandaKalimantan TengahPemkab SeruyanAsisten Administrasi Umum Sekda Buka Pelatihan Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa Berbasis...

Asisten Administrasi Umum Sekda Buka Pelatihan Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa Berbasis Online dan Indeks Desa Tahun 2025

Sampit – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, H. Sugian Noor, S.E., M.P., M.H., mewakili Bupati Seruyan secara resmi membuka Pelatihan Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Berbasis Online dan Indeks Desa Kabupaten Seruyan Tahun 2025, rabu 27/11/2025.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, S.T., M.M., jajaran perangkat daerah, perwakilan Kejaksaan Negeri Seruyan, serta peserta yang terdiri dari para Camat, Kepala Desa, Penjabat Kepala Desa, dan Operator Siskeudes Desa maupun Kecamatan se-Kabupaten Seruyan.

Dalam sambutan pembuka, H. Sugian Noor menyampaikan syukur atas terselenggaranya kegiatan penting ini. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa yang tertib, efisien, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital.

Lebih lanjut, dalam sambutan Bupati Seruyan yang dibacakan oleh H. Sugian Noor, disampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para narasumber dari Kemendagri dan BPKP yang telah meluangkan waktu hadir memberikan materi. Beliau menegaskan bahwa keberadaan aplikasi Siskeudes merupakan hasil kolaborasi antara BPKP dan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, yang bertujuan meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan desa serta menyediakan aplikasi standar yang dapat digunakan oleh seluruh pemerintah desa secara gratis.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap seluruh peserta mampu memahami dan menguasai Siskeudes Online secara menyeluruh sehingga tata kelola administrasi keuangan desa di seluruh wilayah Seruyan dapat semakin baik, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar seluruh aparatur desa dapat memanfaatkan pelatihan dengan sebaik-baiknya, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang modern, transparan, dan berintegritas. (ay)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir