Minggu, Maret 8, 2026
Google search engine
BerandaPemprov KaltengGerakan Pangan Murah Resmi Dibuka, Pemprov Kalteng Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang...

Gerakan Pangan Murah Resmi Dibuka, Pemprov Kalteng Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang HBKN

Zona Kalimantan, Palangka Raya- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional Tahun 2026 di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Tahun Baru Imlek, serta Hari Raya Nyepi 2026.

Secara nasional, kegiatan dibuka oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, yang menyampaikan arahan tegas kepada seluruh pelaku usaha pangan.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan agar seluruh pengusaha pangan tidak menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami memohon kepada seluruh pengusaha di Indonesia, jangan menaikkan harga di atas harga eceran tertinggi yang telah ditentukan pemerintah. Stok pangan kita dalam kondisi aman dan melimpah, tidak ada alasan untuk menaikkan harga,” tegasnya.

Ia menyebutkan, stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 3,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah untuk periode Februari.

Untuk komoditas lainnya, seperti minyak goreng, tersedia stok sekitar 700 ribu ton dengan harga maksimal Rp15.700 per liter. Sementara harga acuan daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram dan daging sapi Rp140.000 per kilogram.

Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng, Yuas Elko, menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM di Kalimantan Tengah bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Ada subsidi yang diberikan, berkisar antara Rp2.000 hingga Rp10.000 per komoditas,” tuturnya.

Tahap awal Gerakan Pangan Murah dilaksanakan serentak di sembilan kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, yakni Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Seruyan, Sukamara, Katingan, dan Kota Palangka Raya, sementara daerah lainnya dijadwalkan menyusul dalam bulan yang sama. (Mar)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir