Sabtu, Maret 7, 2026
Google search engine
BerandaPemprov KaltengGubernur Kalteng Tekankan Sinergitas Dalam Pengamanan Idulfitri

Gubernur Kalteng Tekankan Sinergitas Dalam Pengamanan Idulfitri

Zona Kalimantan, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menekankan pentingnya sinergi seluruh sektor untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam perayaan momentum keagamaan Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Hal itu disampaikan Agustiar Sabran melalui Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung  saat memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Telabang 2026 di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Palangka Raya, Kamis (5/3/2026).

“Idulfitri bukan sekadar ibadah rutin, tetapi momentum meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk mudik maupun berwisata di Kalimantan Tengah,” tuturnya.

Leonard menyampaikan meskipun pergerakan masyarakat pada 2026 diprediksi menurun 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seluruh pihak tetap harus meningkatkan kewaspadaan.

“Kita harus mengantisipasi potensi lonjakan pergerakan penumpang pada masa mudik dengan menyiapkan langkah pengamanan dan pelayanan secara optimal,” tegas Leonard.

Ia meminta agar masyarakat yang pulang ke kampung halaman merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik. Kesiapan jalan, stabilitas bahan pokok dan BBM, layanan kesehatan 24 jam di jalur mudik, serta semangat Huma Betang untuk menjaga toleransi dan kerukunan harus dijaga.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa paradigma Operasi Ketupat harus dipahami secara menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada arus mudik dan balik.

“Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada arus mudik dan balik, tetapi menjadi operasi pelayanan selama bulan suci Ramadan secara menyeluruh,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan bahwa pengamanan juga mencakup ibadah tarawih, tadarus, pembagian zakat, serta pusat keramaian dan tempat wisata.

“Kita harus menjamin kekhusyukan ibadah Ramadan, menjaga rumah ibadah, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbuh Iwan.

Kapolda Kalteng juga memberi atensi khusus terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas pada periode operasi sebelumnya.

“Saya berharap pada Operasi Ketupat 2026, angka kecelakaan dapat ditekan, bahkan tanpa korban meninggal dunia. Berdasarkan evaluasi Operasi Ketupat 2025, masih terdapat korban fatal akibat kecelakaan lalu lintas, sehingga upaya preventif dan penegakan hukum perlu terus ditingkatkan.” tandasnya. (Mar)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir