Sabtu, Maret 7, 2026
Google search engine
BerandaOLAHRAGAMarc Marquez Isyaratkan Pensiun Dini dari MotoGP, Cedera Jadi Faktor Penentu

Marc Marquez Isyaratkan Pensiun Dini dari MotoGP, Cedera Jadi Faktor Penentu

Zona Kalimantan – Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez memberikan sinyal kuat terkait kemungkinan pensiun lebih cepat dari lintasan balap. Meski baru saja mencatat comeback fenomenal bersama Ducati, pembalap asal Spanyol itu mengakui kondisi fisik dan riwayat cedera menjadi pertimbangan utama dalam menentukan masa depannya di MotoGP.

Setelah melewati musim gemilang dengan meraih gelar juara dunia 2025, Marquez tetap dibayangi risiko cedera yang menghantui kariernya sejak 2020. Cedera serius pada lengan dan bahu telah mengubah cara pandangnya terhadap keberlanjutan karier sebagai pembalap profesional.

“Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana harus pensiun. Saya tahu saya akan pensiun lebih cepat karena tubuh saya akan mendorong saya lebih keras dibandingkan pikiran saya,” ujar Marquez dalam wawancara dengan media Spanyol La Sexta, Kamis (8/1/2026).

Kontrak Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati sendiri akan berakhir pada akhir musim MotoGP 2026. Momen tersebut dinilai krusial karena bertepatan dengan transisi besar MotoGP menuju regulasi mesin baru pada 2027. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa akhir 2026 bisa menjadi titik balik apakah Marquez memilih bertahan atau mengakhiri kariernya lebih cepat.

Marquez menegaskan bahwa secara mental dirinya masih sangat kompetitif, namun kondisi fisik tidak bisa dipaksakan.

“Saya harus memahami kondisi tubuh saya setiap tahun. Secara mental, saya masih seperti roket, tetapi fisik memiliki batasan,” tambahnya.

Selain membahas masa depan karier, Marquez juga menyinggung rencana kehidupan pribadinya, termasuk keinginannya untuk menjadi seorang ayah. Namun, ia secara tegas menyatakan tidak ingin anak-anaknya kelak mengikuti jejaknya sebagai pembalap profesional.

Menurutnya, nama besar “Marquez” justru bisa menjadi beban mental berat di dunia balap. Warisan prestasi yang ia tinggalkan dikhawatirkan akan menghambat kebebasan anak-anaknya dalam mengekspresikan diri.

“Menyandang nama belakang saya tidak akan membantu mereka sama sekali. Saat seseorang tidak kekurangan apa pun secara finansial, rasa lapar untuk berjuang di lintasan balap tidak akan sama,” tutup Marquez.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa Marc Marquez mulai mempersiapkan diri menghadapi fase akhir kariernya di MotoGP, meski tetap tampil kompetitif di level tertinggi balap motor dunia.(ZK/*)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir