Sabtu, Maret 7, 2026
Google search engine
BerandaKalimantan TengahPemkab SeruyanProduksi Jagung Seruyan Tahun 2025 Capai 221 Ton, Kecamatan Danau Seluluk Tertinggi

Produksi Jagung Seruyan Tahun 2025 Capai 221 Ton, Kecamatan Danau Seluluk Tertinggi

Zona Kalimantan,Kuala Pembuang – Produksi jagung di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah pada tahun 2025 tercatat mencapai sekitar 221,34 ton yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Data tersebut menunjukkan bahwa Kecamatan Danau Seluluk menjadi wilayah dengan kontribusi produksi jagung terbesar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, mengatakan bahwa produksi jagung tersebut berasal dari luas tanam 98,90 hektare dengan luas panen 86,76 hektare yang tersebar di beberapa kecamatan di wilayah Seruyan.

“Berdasarkan data tahun 2025, total produksi jagung di Kabupaten Seruyan mencapai sekitar 221,34 ton dengan luasan tanam hampir 99 hektare,” kata Sri Susanti, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Kecamatan Danau Seluluk menjadi penyumbang produksi jagung terbesar dengan hasil sekitar 66,22 ton dari luas panen 18 hektare.

Selain itu, produksi jagung juga berasal dari sejumlah kecamatan lain seperti Hanau dengan produksi sekitar 46,56 ton, kemudian Seruyan Raya sebesar 41,39 ton, serta Seruyan Hilir sekitar 25,77 ton.

Sementara itu, beberapa kecamatan lainnya juga turut berkontribusi terhadap produksi jagung daerah, di antaranya Batu Ampar sekitar 21,99 ton, Danau Sembuluh sekitar 16,81 ton, serta Seruyan Hulu sekitar 2,59 ton.

Sri Susanti menjelaskan bahwa pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Seruyan masih memiliki potensi untuk terus ditingkatkan melalui optimalisasi lahan serta dukungan program pemerintah di sektor pertanian.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus mendorong peningkatan produksi jagung melalui bantuan benih, pendampingan petani, serta pengembangan lahan pertanian yang potensial,” ujarnya.

Menurutnya, komoditas jagung memiliki peran penting tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai bahan baku pakan ternak yang mendukung sektor peternakan.

“Ke depan kami berharap produksi jagung di Seruyan dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani,” tutupnya. (Wln)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Default

Paling Populer

Komentar Terakhir