Rabu, September 2, 2026
Google search engine
BerandaKalimantan TengahPemkab Barito UtaraPemkab Barito Utara Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal, Tingkatkan Kompetensi SDM dan...

Pemkab Barito Utara Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal, Tingkatkan Kompetensi SDM dan Jaminan Produk Halal

Zona Kalimantan, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pangan halal melalui Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Masjid Raya Shirathal Mustaqym, Muara Teweh, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Utara, Eveready Noor, yang mewakili Bupati Barito Utara. Pelatihan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk pangan yang halal, aman, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Eveready Noor, disampaikan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut menuntut tersedianya juru sembelih halal yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memahami kaidah fikih serta tanggung jawab moral dalam menjalankan tugasnya.

“Peran juru sembelih halal saat ini sangat penting. Selain menguasai teknik penyembelihan yang benar, mereka juga harus memiliki pemahaman agama yang kuat agar proses penyembelihan sesuai syariat Islam,” ujar Eveready Noor membacakan sambutan Bupati.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pengetahuan komprehensif mengenai tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat, standar halal yang berlaku, hingga aspek kebersihan dan keamanan pangan. Program tersebut sekaligus mendukung upaya percepatan penerapan regulasi halal yang kini menjadi perhatian di tingkat nasional maupun internasional.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara menilai peningkatan kapasitas juru sembelih halal merupakan investasi jangka panjang dalam mendukung perkembangan industri pangan berbasis syariah. Dengan kompetensi yang memadai dan tersertifikasi, para pelaku usaha penyembelihan diharapkan mampu menghasilkan produk daging yang berkualitas, halal, dan memiliki daya saing tinggi di pasaran.

Selain aspek kehalalan, peserta juga mendapatkan materi terkait penerapan prinsip kesejahteraan hewan atau animal welfare. Pemahaman ini penting agar proses penyembelihan dilakukan secara profesional, memperhatikan etika perlakuan terhadap hewan, serta memenuhi standar kesehatan masyarakat veteriner.

Pemerintah berharap para peserta dapat menjadi tenaga profesional yang mampu menjamin setiap produk daging yang dihasilkan benar-benar halal dan thayyib, yaitu baik, sehat, serta layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Melalui pelatihan Juleha ini, Pemkab Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem halal daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan yang beredar di wilayah setempat. (Red)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Banner Vertikal

Paling Populer

Komentar Terakhir