Selasa, September 1, 2026
Google search engine
BerandaKalimantan TengahPemkab Barito UtaraPemkab Barito Utara Kaji Tiru ke Bantul, Dalami Inovasi Ketahanan Keluarga dan...

Pemkab Barito Utara Kaji Tiru ke Bantul, Dalami Inovasi Ketahanan Keluarga dan Pengelolaan Sampah

Zona Kalimantan, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara kembali melakukan kunjungan kerja kaji tiru ke Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (6/8/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Barito Utara Felix Soenadi Y. Tingan dan disambut Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kunjungan kaji tiru ini menjadi momentum bagi Pemkab Barito Utara untuk menggali wawasan, pengalaman, serta inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menjalankan pemerintahan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutan tertulis Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang dibacakan Wakil Bupati Felix, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Bantul atas keterbukaan serta sambutan hangat yang diberikan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud semangat kolaborasi antardaerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

“Adapun maksud dan tujuan dari pelaksanaan kaji tiru ini adalah kami ingin memperoleh wawasan, pengetahuan, pengalaman, serta pembelajaran secara langsung mengenai berbagai kebijakan, strategi, inovasi, dan langkah-langkah implementasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul,” ujar Felix.

Ia menegaskan, berbagai hasil yang diperoleh dari kaji tiru tidak akan diterapkan secara mentah atau ditiru sepenuhnya. Setiap inovasi akan disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, serta kemampuan riil Kabupaten Barito Utara.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Pemkab Barito Utara dalam merumuskan kebijakan, menyempurnakan tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih memaparkan sejumlah kondisi wilayah dan program strategis yang dijalankan pemerintah daerah. Kabupaten Bantul memiliki luas wilayah sekitar 506 kilometer persegi dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa. Secara administratif, Bantul terdiri atas 17 Kapanewon, 75 Kalurahan dan 933 Pedukuhan.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah upaya Pemkab Bantul dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian.

Pemerintah daerah bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) memberikan edukasi dan pembekalan pranikah bagi pasangan calon pengantin.

Menurut Abdul Halim, persoalan ekonomi, pengelolaan keuangan, serta kurangnya pemahaman keluarga terhadap esensi pernikahan menjadi sejumlah faktor yang dapat memicu perceraian.

Karena itu, pemerintah memberikan pembekalan selama kurang lebih tiga bulan yang sebelumnya telah menjangkau 74 pasangan calon pengantin.

Program tersebut diarahkan untuk membangun kesiapan mental, finansial, serta keharmonisan pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Selain ketahanan keluarga, Pemkab Bantul juga terus berupaya menjawab berbagai tantangan perkotaan dan lingkungan, salah satunya melalui strategi pengelolaan sampah secara komprehensif di tingkat regional maupun sektoral.

Melalui kunjungan kaji tiru tersebut, Pemkab Barito Utara berharap berbagai praktik baik yang diperoleh dari Kabupaten Bantul dapat menjadi bahan evaluasi dan inspirasi untuk memperkuat pembangunan daerah. (Red)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Banner Vertikal

Paling Populer

Komentar Terakhir