Kamis, November 5, 2026
Google search engine
BerandaKalimantan TengahPemkab Barito SelatanPemkab Barsel Tambah Anggaran BTT Jadi Rp8 Miliar, Fokus Tangani Karhutla dan...

Pemkab Barsel Tambah Anggaran BTT Jadi Rp8 Miliar, Fokus Tangani Karhutla dan Krisis Air Bersih

Zona Kalimantan, Buntok  – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta krisis air bersih menjadi prioritas di tengah kemarau panjang yang masih melanda sejumlah wilayah.

Sebagai bentuk keseriusan menghadapi kondisi tersebut, Pemkab Barsel akan menambah anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2026 menjadi Rp8 miliar, dari sebelumnya Rp5 miliar.

Pj Sekretaris Daerah Barito Selatan, Ita Minarni, mengatakan penambahan anggaran tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan penanganan bencana, terutama operasional tim di lapangan, dapat terpenuhi.

“Untuk BTT kita tambah jadi Rp8 miliar dari yang awalnya Rp5 miliar,” ungkap Ita usai rapat pembahasan APBDP 2026 di DPRD Barsel, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, tambahan anggaran tersebut bersumber dari pergeseran sejumlah kegiatan yang dinilai belum menjadi prioritas. Pemkab tidak ingin personel yang bekerja siang dan malam dalam penanganan Karhutla justru terkendala persoalan anggaran.

“Kami tidak mau mereka yang turun ke lapangan tidak mendapat anggaran yang cukup. Jangan sampai mereka yang sudah siang dan malam berjuang di lapangan memadamkan api ini, ternyata tidak kita perhatikan,” tegasnya.

Ita menambahkan, Pemkab Barsel bersama BPBD, TNI dan Polri terus melakukan pemantauan terhadap kondisi personel yang bertugas, termasuk memastikan kebutuhan makanan, kesehatan hingga operasional selama penanganan Karhutla.

Selain Karhutla, Pemkab Barsel juga bergerak cepat menghadapi krisis air bersih yang terjadi di sejumlah desa. Pemerintah daerah telah menyepakati pembangunan sumur bor di beberapa titik sebagai solusi jangka panjang.

“Untuk jangka pendek kita akan suplai air bersih menggunakan tangki, nanti bekerja sama dengan PDAM,” jelas Ita.

Bantuan air bersih dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga akan diarahkan ke Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA) yang menjadi salah satu wilayah paling terdampak kekeringan. Pendataan penerima bantuan akan dilakukan bersama dengan DPRD Barsel agar distribusinya tepat sasaran.

Pemkab Barsel juga berencana menambah anggaran pendukung bantuan sosial bagi masyarakat terdampak. Seiring kondisi kekeringan yang belum dapat dipastikan kapan berakhir, status tanggap darurat bencana akan diperpanjang.

Di tengah kondisi tersebut, Ita mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah. (Red)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Banner HUT TNI 2026 001 Banner HUT TNI 2026 002 Banner HUT TNI 2026 003 Banner HUT TNI 2026 004 Banner HUT TNI 2026 005 Banner HUT TNI 2026 006

Paling Populer

Komentar Terakhir