Jumat, Mei 8, 2026
Google search engine
BerandaPemprov KaltengAntisipasi Karhutla, Gubernur Kalteng Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana

Antisipasi Karhutla, Gubernur Kalteng Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana

Zona Kalimantan, Palangka Raya – Provinsi Kalimantan Tengah, menjadi salah satu daerah di Indonesia dengan tingkat kerawanan cukup tinggi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan saat musim kemarau tiba.

Untuk memantapkan persiapan dalam penanggulangan Karhutla, Gubernur  Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) dalam Rangka Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026.

Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla tersebut digelar di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Kota Palangka Raya, Jumat (17/04/20260)

Tampak mendampingi Gubernur, Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.

Apel ini digelar ini sebagai wujud komitmen dan sinergi bersama seluruh elemen Kalimantan Tengah, baik Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, dan pihak-pihak terkait, untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi terjadinya bencana Karhutla di Bumi Tambun Bungai.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Kalteng termasuk salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan karhutla tinggi. Terlebih lagi BMKG memperkirakan musim kemarau tahun 2026 akan lebih kering dan panjang akibat terjadinya El Nino.

Musim kemarau di Kalteng diprediksi terjadi mulai akhir Mei 2026 dan akan mencapai puncaknya pada bulan Juli hingga Agustus 2026. “Ini tentu menjadi peringatan, menjadi alarm bagi kita semua untuk memastikan kesiapan menghadapi ancaman karhutla,” tegas Gubernur Agustiar Sabran.

“Oleh karena itu, penanganan karhutla harus dilaksanakan secara terpadu, terkoordinasi dan berkelanjutan dengan menekankan upaya pencegahan sebagai prioritas utama,” imbuh Gubernur Kalteng.

Beberapa hal penting pun ditekankan agar penanganan karhutla berjalan baik, seperti meningkatkan kesiagaan personel, sarpras dan logistik, deteksi dini dan respon cepat, sinergi lintas sektoral, edukasi pada masyarakat, penegakan hukum yang tegas, dan pelibatan masyarakat.

Kemudian, mempertimbangkan kondisi terkini, Gubernur menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla di Kalimantan Tengah.

“Marilah kita jadikan apel ini sebagai momentum untuk menyatukan langkah dan komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapan dalam melindungi Kalimantan Tengah dari ancaman karhutla,” tandas Gubernur Kalteng. (Mar)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan BPBD 1 Iklan BPBD 2

Paling Populer

Komentar Terakhir