Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kepemimpinan kepada seluruh calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) saat membuka secara resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Kamis (6/8/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, Pusdiklat bukan sekadar persiapan untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi menjadi proses pembentukan karakter yang akan bermanfaat sepanjang kehidupan para peserta.
“Ikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Semua proses yang dijalani akan menjadi bekal berharga untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan kalian,” ujar Ahmad Selanorwanda.
Bupati juga membagikan pengalaman pribadinya saat menjadi anggota Paskibraka sekitar 44 tahun lalu. Ia mengaku, pendidikan yang dijalaninya kala itu telah membentuk kedisiplinan, mental yang kuat, kemampuan memimpin, serta menanamkan semangat nasionalisme.
“Yakinlah, semua proses ini akan menempa diri kalian menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya di hadapan para calon Paskibraka.
Ahmad Selanorwanda turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi. Menurutnya, para calon Paskibraka merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Seruyan yang telah menunjukkan kualitas melalui kedisiplinan, karakter, integritas, serta potensi kepemimpinan.
Ia menegaskan bahwa Pusat Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekadar mencetak petugas pengibar bendera.
Pusdiklat, kata dia, merupakan wadah pembinaan generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, tangguh menghadapi tantangan, bertanggung jawab, serta siap mengabdi kepada bangsa, negara, dan Kabupaten Seruyan.
“Menjadi Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Jadikan kesempatan ini sebagai proses belajar untuk menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa,” tegasnya.
Bupati kembali mengingatkan para peserta agar mematuhi seluruh arahan pelatih, menjaga kondisi fisik selama menjalani pendidikan, serta memanfaatkan setiap materi dan pengalaman yang diperoleh sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Dengarkan semua instruksi pelatih, tetap bersemangat, jaga kesehatan, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tutup Ahmad Selanorwanda. (Wln)

