Zona Kalimantan, Katingan – Polres Katingan menggelar lomba anyam rotan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang melibatkan masyarakat dan para pengrajin lokal tersebut menjadi salah satu upaya untuk melestarikan kearifan lokal sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Lomba ni menampilkan beragam hasil kerajinan anyaman rotan khas daerah. Para peserta menunjukkan keterampilan dan kreativitas mereka dalam mengolah rotan menjadi berbagai produk bernilai seni dan ekonomi yang telah lama menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Katingan.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Katingan Kompol Wahyu Satiyo Budiarjo, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian budaya lokal serta pemberdayaan masyarakat.
“Lomba anyam rotan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kerajinan anyaman rotan merupakan salah satu kekayaan budaya yang perlu terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda.
Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan minat serta apresiasi masyarakat, khususnya kalangan muda, terhadap kerajinan tradisional khas Kabupaten Katingan.
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi kerajinan lokal kepada masyarakat luas.
Produk anyaman rotan yang ditampilkan peserta menunjukkan kualitas dan kreativitas yang dapat menjadi peluang pengembangan usaha berbasis kearifan lokal.
Melalui kegiatan ini, Polres Katingan berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendorong pelestarian budaya daerah agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman. (Wln)

