Zona Kalimantan, Kartika Bhakti – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) bersama Kerukunan Wanita Wredatama (Kerta) PWRI Kabupaten Seruyan menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di Balai Desa Kartika Bhakti, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Seruyan Hilir Timur, Mera, Kepala Desa Kartika Bhakti, Dedy Purwanto, perwakilan PWRI Kabupaten Seruyan, Sarwadi, jajaran pengurus dan anggota Kerta PWRI, perangkat desa, serta masyarakat setempat, khususnya warga lanjut usia (lansia).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian para pensiunan aparatur sipil negara (ASN) dalam membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air bersih dan kebutuhan pokok di sejumlah wilayah Kabupaten Seruyan.
Dalam sambutannya, perwakilan PWRI Kabupaten Seruyan, Sarwadi, menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut berawal dari keprihatinan para anggota PWRI terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga di kawasan transmigrasi yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Menurutnya, kepedulian tersebut kemudian diwujudkan melalui pengumpulan sumbangan secara sukarela dari pengurus dan anggota PWRI serta Kerta PWRI Kabupaten Seruyan.
“Kami dari PWRI Seruyan, para pensiunan, mencoba untuk terus peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui musyawarah bersama, kami sepakat mengumpulkan sumbangan secara sukarela tanpa adanya paksaan, kemudian menyalurkannya dalam bentuk bantuan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Sarwadi.

Ia menjelaskan, sebelumnya PWRI Kabupaten Seruyan juga telah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian tersebut kemudian dilanjutkan melalui penyediaan bahan kebutuhan pokok berupa beras dalam kemasan lima kilogram dan minyak goreng satu liter untuk membantu masyarakat.
Sarwadi berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara para pensiunan dan masyarakat Kabupaten Seruyan.
Sementara itu, Camat Seruyan Hilir Timur, Mera, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran PWRI dan Kerta PWRI Kabupaten Seruyan atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi musim kemarau saat ini tidak hanya meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), tetapi juga berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PWRI serta Kerta PWRI Kabupaten Seruyan yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat kami, baik melalui kegiatan pangan murah maupun bantuan air bersih,” ujarnya.
Mera menjelaskan bahwa Desa Kartika Bhakti masih memiliki cadangan air bersih meskipun dalam kondisi terbatas. Namun, sejumlah wilayah lainnya, seperti Desa Pematang Panjang dan kawasan sekitar Sungai Bakau, masih menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Oleh karena itu, ia berharap kepedulian dan kerja sama berbagai pihak dapat terus berlanjut, terutama dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Kartika Bhakti, Dedy Purwanto, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PWRI dan Kerta PWRI Kabupaten Seruyan yang telah memilih desanya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan sosial.
Menurutnya, kehadiran para pensiunan yang masih aktif berkegiatan dan berbagi kepada masyarakat merupakan contoh positif yang patut diteladani, khususnya oleh generasi muda.
“Kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga memberikan inspirasi bagi kami semua. Para orang tua yang telah memasuki masa pensiun ternyata masih memiliki semangat luar biasa untuk terus berkarya, bersilaturahmi, dan berbagi kepada sesama,” ungkap Dedy.
Ia juga menyampaikan bahwa penerima manfaat kegiatan tersebut diprioritaskan bagi warga lanjut usia, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antargenerasi dan sesama lansia.
Dedy menambahkan bahwa Desa Kartika Bhakti bersama sejumlah desa lainnya saat ini terus berupaya menghadapi tantangan musim kemarau, termasuk ancaman kebakaran hutan dan lahan serta keterbatasan sumber daya air.
Menurutnya, keberadaan sarana air bersih yang telah dibangun pada masa sebelumnya menjadi salah satu manfaat pembangunan yang hingga kini masih dirasakan masyarakat.
Ia berharap semangat kepedulian yang ditunjukkan PWRI dan Kerta PWRI dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya para pemuda, untuk semakin aktif dalam kegiatan sosial dan gotong royong di lingkungan desa.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, PWRI dan Kerta PWRI Kabupaten Seruyan tidak hanya menghadirkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti setelah memasuki masa purnatugas.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial lintas generasi dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan, sekaligus memperkuat nilai gotong royong di Kabupaten Seruyan. (Rhd)

