Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang dipusatkan di Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Kabupaten Seruyan dalam rangka memperkuat syiar Islam sekaligus membentuk masyarakat yang berkarakter berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya MTQH XIX Kabupaten Seruyan Tahun 2026 serta menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah, dewan hakim, panitera, dan tamu undangan yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Seruyan.
Bupati menegaskan bahwa MTQH Kabupaten Seruyan bukan hanya sekadar agenda seremonial atau perlombaan tahunan, tetapi merupakan momentum penting untuk membumikan Al-Qur’an agar semakin dipahami, diamalkan, dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui MTQH ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Bupati.
Selain itu, pelaksanaan Festival Seni Qasidah (FSQ) Kabupaten Seruyan 2026 diharapkan menjadi media dakwah Islam yang kreatif sekaligus wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat seni Islami secara positif.
Menurut Bupati, seni qasidah memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan dan memperkuat persatuan umat.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan untuk menjadikan lantunan ayat suci Al-Qur’an sebagai perekat persatuan di tengah keberagaman. Ia menilai semangat kebersamaan harus terus dijaga agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, pelaksanaan MTQH XIX dan Festival Seni Qasidah Tahun 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan menjadi momentum strategis untuk memperkuat semangat kolaborasi dalam mewujudkan tema pembangunan daerah, “Bersama Berkarya untuk Seruyan Sejahtera.”
Kepada seluruh peserta, baik qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, mufasirah, maupun peserta Festival Seni Qasidah, Bupati berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat belajar.
Selanjutnya Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan ajang ini sebagai sarana meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat dakwah Islam melalui prestasi.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda berharap MTQH XIX dan FSQ Kabupaten Seruyan Tahun 2026 mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Seruyan yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera. (Wln)

