Zona Kalimantan, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat melalui peningkatan kapasitas produksi dan pengembangan infrastruktur pendukung. Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin saat melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Teweh, Selasa (23/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat langsung kondisi fasilitas pengolahan air serta memantau perkembangan program peningkatan kapasitas produksi air minum yang saat ini tengah berjalan dengan dukungan pemerintah pusat.
H. Shalahuddin menjelaskan, peningkatan kapasitas produksi air bersih menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat Kota Muara Teweh dalam beberapa tahun mendatang.
“Kita memastikan bantuan dari APBN untuk penambahan kapasitas air minum berjalan sesuai rencana. Dari kapasitas sebelumnya 130 liter per detik akan bertambah menjadi 180 liter per detik,” ujar Shalahuddin.
Penambahan kapasitas sebesar 50 liter per detik tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan PDAM, meningkatkan kontinuitas distribusi air, serta mengurangi risiko kekurangan pasokan yang mungkin terjadi di masa depan.
Meski demikian, Bupati meminta jajaran PDAM untuk melakukan kajian dan perhitungan lebih lanjut terkait proyeksi kebutuhan air bersih hingga tahun 2029 dan 2030. Langkah ini penting agar pengembangan infrastruktur dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Kalau nanti masih belum cukup, maka pada tahun 2027 akan kita tambah lagi kapasitasnya. Yang terpenting kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara optimal,” katanya.
Selain fokus pada peningkatan kapasitas produksi, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga merencanakan relokasi kantor administrasi PDAM ke kawasan Jalan Pendreh pada tahun 2027. Pemindahan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi lokasi PDAM saat ini sebagai pusat pengolahan air bersih.
Menurut Bupati, langkah tersebut akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan instalasi pengolahan air sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat terus ditingkatkan.
“Nanti kantor administrasi dipindahkan ke Jalan Pendreh, sedangkan lokasi yang lama difokuskan untuk pengembangan fasilitas pengolahan air bersih,” jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu layanan dasar yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, berbagai program peningkatan kapasitas produksi dan pengembangan jaringan distribusi akan terus dilakukan secara bertahap.
Dengan adanya tambahan kapasitas produksi dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap masyarakat dapat menikmati layanan air bersih yang lebih optimal, sekaligus menjamin ketersediaan air minum yang memadai untuk beberapa tahun ke depan. (Red)

