Rabu, November 4, 2026
Google search engine
BerandaBERITA TERBARUCegah Api Meluas, Bupati Seruyan dan Danrem Turun ke Tanjung Puting

Cegah Api Meluas, Bupati Seruyan dan Danrem Turun ke Tanjung Puting

Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda bersama Komandan Korem (Danrem) 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko dan Komandan Kodim 1015/Sampit turun langsung meninjau titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), tepatnya di Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kamis (15/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan karhutla melalui penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan, TNI, dan Polri, sekaligus mencegah api meluas di kawasan konservasi.

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemadaman, baik melalui pengerahan personel, penyediaan peralatan, maupun sarana dan prasarana yang diperlukan.

Menurutnya, peninjauan langsung menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi terkini di lapangan dan menentukan strategi penanganan yang tepat agar kebakaran dapat segera dikendalikan.

“Hari ini kita turun ke lapangan bersama TNI, dalam hal ini Pak Danrem dan Pak Dandim 1015/Sampit. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kita akan menyusun rencana aksi untuk memitigasi berbagai kemungkinan sekaligus melakukan upaya pemadaman terhadap api yang masih menyala,” ujar Ahmad Selanorwanda.

Ia memastikan Pemkab Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) siap mendukung kebutuhan personel, peralatan, tenaga, dan berbagai keperluan lainnya untuk mempercepat pemadaman.

“Pemerintah daerah siap mendukung pengerahan anggota ke lokasi ini, termasuk penyediaan sarana-prasarana, peralatan, tenaga, serta berbagai dukungan lainnya melalui BPBD Kabupaten Seruyan. Prinsipnya, kita siap terlibat dan mendukung sepenuhnya upaya pemadaman api di kawasan Tanjung Puting,” tegasnya.

Sementara itu, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko menjelaskan, peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia untuk memprioritaskan penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting agar kebakaran tidak semakin meluas.

Ia mengatakan, hasil peninjauan menjadi dasar untuk mempersiapkan pengerahan personel, material, peralatan, serta dukungan logistik ke lokasi terdampak.

“Ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bapak Presiden untuk segera memprioritaskan pencegahan perluasan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting. Setelah peninjauan ini, personel, materiil, dan logistik akan segera dikerahkan ke lokasi untuk meminimalisir dampak karhutla,” jelas Wimoko.

Danrem juga berharap langkah penanganan tersebut dapat menekan penyebaran asap sehingga tidak semakin berdampak terhadap wilayah Pangkalan Bun, termasuk mengganggu aktivitas penerbangan di bandara setempat.

Melalui sinergi pemerintah daerah, TNI, dan Polri, penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting diharapkan berjalan lebih cepat dan efektif.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian penting dalam melindungi kawasan konservasi, menjaga lingkungan, serta mengurangi dampak kebakaran terhadap masyarakat di wilayah sekitar. (Wln)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Banner HUT TNI 2026 001 Banner HUT TNI 2026 002 Banner HUT TNI 2026 003 Banner HUT TNI 2026 004 Banner HUT TNI 2026 005 Banner HUT TNI 2026 006

Paling Populer

Komentar Terakhir