
Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kebakaran lahan yang terjadi di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Seruyan pada Minggu (18/10/2026).
Peristiwa itu sempat mengancam sejumlah bangunan kantor, termasuk Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Seruyan.
Bahrun Abbas mengatakan, kondisi lingkungan perkantoran yang masih dipenuhi semak belukar, terutama di bagian belakang bangunan, berpotensi memicu kebakaran saat cuaca kering akibat musim kemarau.
Karena itu, ia menegaskan pentingnya langkah pencegahan secara rutin oleh setiap perangkat daerah agar kebakaran serupa tidak kembali terjadi dan mengancam bangunan maupun aktivitas pelayanan pemerintahan.
“Karena sebagian besar bangunan perkantoran terdapat semak belukar di bagian belakang, maka harus secara rutin dibersihkan, termasuk dilakukan pendinginan, agar kejadian seperti kemarin tidak berulang,” kata Bahrun Abbas, Senin (19/10/2026).
Selain membersihkan lingkungan kantor, Bahrun juga meminta setiap SKPD menyediakan sarana pemadaman kebakaran yang memadai. Salah satu langkah yang ditekankan adalah penyediaan pompa portabel untuk mendukung penanganan awal ketika muncul titik api.
“Dengan melihat kondisi sekarang, diimbau seluruh SKPD wajib menyediakan pompa portabel sebagai upaya penanganan awal jika terjadi kebakaran di sekitar perkantoran,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak menganggap remeh kemunculan api, meskipun masih kecil. Setiap titik api di sekitar kawasan perkantoran harus segera ditangani sebelum membesar dan merembet ke area lain.
Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko kebakaran dan menjaga keamanan lingkungan kerja. (Wln)

