Sabtu, November 7, 2026
Google search engine
BerandaBERITA TERBARUPangdam Tambun Bungai Pimpin Pelepasan Jenazah Prajurit Korban MI-17 Menuju Kediri

Pangdam Tambun Bungai Pimpin Pelepasan Jenazah Prajurit Korban MI-17 Menuju Kediri

Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo, prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang gugur saat menjalankan misi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), diberangkatkan menuju Kediri, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026) pagi.

Jenazah diberangkatkan menggunakan pesawat Casa 212 milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari Bandara Kuala Pembuang sekitar pukul 06.50 WIB. Sebelum keberangkatan, dilaksanakan upacara pelepasan jenazah yang dipimpin Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.

Upacara penghormatan terakhir tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, serta jajaran TNI, Polri dan unsur pemerintah daerah.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan bahwa Sertu Anumerta Heri Prasetyo merupakan prajurit ketiga yang gugur dalam kecelakaan helikopter MI-17 milik TNI AD saat menjalankan misi pemadaman karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan.

“Hari ini kita berangkatkan almarhum Sertu Anumerta Heri Prasetyo. Ini adalah korban yang meninggal ketiga, yang baru ditemukan kemarin. Alhamdulillah semua evakuasinya sudah berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Zainul Arifin.

Ia menjelaskan, sesuai permintaan keluarga, almarhum selanjutnya akan dimakamkan di Trenggalek. Prosesi pemakaman rencananya dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan.

Menurutnya, musibah kecelakaan helikopter MI-17 tersebut menjadi duka mendalam sekaligus bahan evaluasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan karhutla.

Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, sehingga upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan maupun wilayah Indonesia lainnya dapat semakin ditingkatkan.

“Peristiwa ini menjadi pelajaran buat kita bersama. Ke depan semoga tahun-tahun berikutnya karhutla di Kalimantan umumnya Indonesia ini tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Gugurnya Sertu Anumerta Heri Prasetyo bersama dua prajurit lainnya menjadi pengingat besarnya risiko yang dihadapi personel TNI dalam menjalankan tugas di lapangan.

 Pengorbanan mereka menjadi bagian dari perjuangan melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan dari ancaman kebakaran.

Kepergian para prajurit tersebut meninggalkan duka mendalam, sekaligus menjadi penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. (Red)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Banner HUT TNI 2026 001 Banner HUT TNI 2026 002 Banner HUT TNI 2026 003 Banner HUT TNI 2026 004 Banner HUT TNI 2026 005 Banner HUT TNI 2026 006

Paling Populer

Komentar Terakhir