
Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga anggota TNI dalam insiden jatuhnya helikopter Mi-17 saat menjalankan misi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Pernyataan duka cita tersebut disampaikan Bupati Seruyan dalam rangkaian upacara pelepasan jenazah anggota TNI yang gugur saat bertugas di Bandara Kuala Pembuang, Kamis (5/11/2026).
Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan dan seluruh masyarakat, Ahmad Selanorwanda menyampaikan rasa prihatin serta belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
Ia berharap keluarga para prajurit yang gugur diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut. Sementara itu, kepada anggota TNI yang selamat, Bupati mendoakan agar segera mendapatkan penanganan medis dan diberikan kesembuhan.
Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati Seruyan juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memberikan dukungan dalam proses evakuasi korban maupun penanganan pascainsiden jatuhnya helikopter tersebut.
Dukungan itu dilakukan dengan mengerahkan kapal dan peralatan milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan. Pemerintah daerah juga melibatkan camat, kepala desa, serta masyarakat setempat untuk membantu proses evakuasi di lokasi kejadian.
“Apapun pelaksanaannya, pemerintah daerah tetap mendukung kegiatan tersebut,” ungkap Ahmad Selanorwanda.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa insiden jatuhnya helikopter dalam misi pemadaman karhutla tersebut menjadi perhatian bersama, terutama terkait pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, dukungan fasilitas, peralatan, serta koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menunjang kelancaran penanganan karhutla di Kabupaten Seruyan.
Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap peristiwa tersebut menjadi perhatian dalam memperkuat kesiapsiagaan dan dukungan terhadap seluruh petugas yang menjalankan misi kemanusiaan, khususnya dalam penanganan karhutla di wilayah Seruyan. (Wln)

