Rabu, November 4, 2026
Google search engine
BerandaLEGISLATIFDPRD SeruyanKemarau Panjang Ancam Air Bersih Warga Pesisir Seruyan, DPRD Dorong Pembangunan Sumur...

Kemarau Panjang Ancam Air Bersih Warga Pesisir Seruyan, DPRD Dorong Pembangunan Sumur Bor

Zona Kalimantan, Kuala Pembuang – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, mulai menimbulkan dampak serius bagi masyarakat.

Selain meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi ini juga membuat sejumlah wilayah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Ancaman krisis air bersih paling dirasakan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Seruyan. Sejumlah wilayah yang mulai menghadapi kesulitan air di antaranya Desa Sungai Undang dan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Anggota DPRD Seruyan, Bejo Rianto. Ia menilai langkah pemerintah daerah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak patut diapresiasi karena sangat membantu warga di tengah kondisi kekeringan.

“Bantuan air bersih yang saat ini disalurkan untuk warga kita apresiasi karena ini sangat membantu pada saat kekeringan. Namun, langkah ke depan juga harus direncanakan,” kata Bejo, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, penanganan krisis air bersih tidak cukup hanya mengandalkan distribusi air ketika kemarau terjadi. Pemerintah Kabupaten Seruyan perlu menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang agar masyarakat memiliki sumber air alternatif saat musim kemarau kembali melanda.

Bejo mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkait, seperti BPBD dan Dinas PUPR, untuk melakukan pemetaan terhadap desa-desa yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kekeringan dan kesulitan air bersih.

Hasil pemetaan tersebut, lanjutnya, dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan sumur bor air tanah dalam di sejumlah wilayah yang rawan mengalami krisis air.

“Misalnya di beberapa desa yang rawan krisis air, maka dibangunkan sumur bor air dalam ini, sehingga pada saat kemarau masih bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan air bersih,” ujarnya.

Politisi Partai PAN itu menilai pembangunan sumber air alternatif perlu segera masuk dalam perencanaan pemerintah daerah. Dengan demikian, masyarakat di wilayah rawan kekeringan tidak selalu bergantung pada bantuan distribusi air bersih ketika kemarau panjang terjadi.

“Ini merupakan upaya yang harus segera direncanakan agar warga memiliki sumber air alternatif yang bisa dimanfaatkan ketika kemarau panjang datang,” pungkasnya. (Wln)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Banner HUT TNI 2026 001 Banner HUT TNI 2026 002 Banner HUT TNI 2026 003 Banner HUT TNI 2026 004 Banner HUT TNI 2026 005 Banner HUT TNI 2026 006

Paling Populer

Komentar Terakhir