Selasa, September 1, 2026
Google search engine
BerandaBERITA TERBARUResmi Jadi WNI, Mitchell Lee Baker Tinggalkan Kewarganegaraan Australia Demi Timnas Indonesia

Resmi Jadi WNI, Mitchell Lee Baker Tinggalkan Kewarganegaraan Australia Demi Timnas Indonesia

Zona Kalimantan, Jakarta – Penyerang muda Mitchell Lee Baker resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengucapkan sumpah dan janji setia kewarganegaraan Republik Indonesia di Gedung Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Senin (13/07/2026).

Naturalisasi Mitchell menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat prestasi olahraga nasional, khususnya sepak bola Indonesia, menghadapi berbagai agenda internasional.

Dalam prosesi tersebut, Mitchell resmi melepaskan kewarganegaraan Australia dan menjadi WNI melalui garis keturunan Indonesia dari kakeknya, Han Koen Lie yang lahir di Yogyakarta, serta neneknya, Li Nio The Lie yang lahir di Semarang.

“Saya berjanji melepaskan seluruh kesetiaan saya kepada kekuasaan asing, mengakui, tunduk, dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan akan membelanya dengan sungguh-sungguh serta akan menjalankan kewajiban yang dibebankan negara kepada saya sebagai Warga Negara Indonesia dengan tulus dan ikhlas,” ucap Mitchell saat mengucapkan sumpah.

Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Widodo mengatakan proses naturalisasi bukan sekadar perubahan status kewarganegaraan, tetapi juga menjadi bagian dari harapan besar untuk kemajuan bangsa.

“Momentum ini bukan sekadar tentang perubahan status perubahan kewarganegaraan saudara, namun juga tentang harapan dan cita-cita besar dalam rangka membangun kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Widodo.

Menurutnya, pemberian kewarganegaraan kepada atlet dilakukan berdasarkan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, termasuk bagi warga negara asing yang dinilai berjasa atau demi kepentingan negara.

Widodo menjelaskan kehadiran atlet naturalisasi menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing Timnas Indonesia pada berbagai ajang FIFA.

“Visi Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan sepak bola di asia, tidaklah mustahil. Dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, kita dapat meraih keberhasilan yang begitu telah lama kita nantikan,” ujarnya dikutip dari Kemenpora.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang hadir dalam prosesi tersebut turut menyampaikan ucapan selamat kepada Mitchell.

“Selamat ya,” ucap Erick sambil menyalami Mitchell seusai acara.

Sebelumnya, Erick menegaskan naturalisasi merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional sesuai target pembangunan olahraga Indonesia menuju SEA Games, Asian Games, Olimpiade hingga Piala Dunia.

“Dengan adanya kerja sama ini, kita terus dorong peningkatan olahraga dan merangkul semua pihak yang bisa mengibarkan bendera Merah Putih,” tutur Erick.

Selain sepak bola, pemerintah juga membuka peluang naturalisasi atlet dari cabang olahraga lain sebagai bagian dari strategi peningkatan prestasi, tanpa mengesampingkan pembinaan atlet dari tingkat akar rumput. (Red)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Banner Vertikal

Paling Populer

Komentar Terakhir