Selasa, April 14, 2026
Google search engine
BerandaLIFESTYLEBudaya Kalteng Bersinar! Sanggar Hapakat Penyang Asal Seruyan  Curi Perhatian di Kongres...

Budaya Kalteng Bersinar! Sanggar Hapakat Penyang Asal Seruyan  Curi Perhatian di Kongres KPI Jakarta

Zona Kalimantan, Jakarta – Keelokan budaya Kalimantan Tengah berhasil mencuri perhatian di panggung nasional. Sanggar Seni Hapakat Penyang Kabupaten Seruyan, di bawah asuhan tokoh perempuan Yulia Tanti Nova Embang atau yang akrab di panggil Nova Embang tampil memukau dalam perhelatan budaya pada kegiatan  Kongres Nasional Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Tahun 2026.

Acara yang digelar pada Kamis, 9 April 2026, di  Pondok Gede, Jakarta Timur ini, menjadi saksi betapa kuatnya pesan perjuangan perempuan yang disampaikan melalui gerak tari.

Dalam penampilan  istimewa tersebut, Sanggar Seni Hapakat Penyang menyuguhkan tarian bertajuk “Nyai Undang”.

Tarian ini bukan sekadar gerak estetis, melainkan sebuah narasi tentang sosok pemimpin perempuan legendaris yang dikenal karena keberanian, kecerdasan, dan keteguhannya dalam menjaga kedaulatan wilayahnya.

Pemilihan tarian “Nyai Undang” dinilai sangat relevan dengan semangat Kongres Nasional KPI yang berfokus pada penguatan peran dan suara perempuan di Indonesia.

 Gerakan yang dinamis dan penuh wibawa yang dibawakan para penari sanggar yang sebagian besar dari SMAN 1 Kuala Pembuang dan satu penari cilik dari SDN 2 Kuala Pembuang 1 ini  berhasil menciptakan atmosfer magis yang menghanyutkan seluruh hadirin.

Penampilan yang apik tersebut memicu decak kagum. Begitu tarian usai, ruang kongres bergemuruh oleh tepuk tangan dan apresiasi dari peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.

Pihak penyelenggara pun memberikan pujian tinggi atas kontribusi budaya yang dibawa Sanggar Seni Hapakat Penyang Kabupaten Seruyan

“Tarian Nyai Undang yang dibawakan Sanggar Seni Hapakat Penyang memberikan nyawa pada pembukaan kongres ini. Pesan tentang kepemimpinan perempuan tersampaikan dengan sangat indah dan berenergi,” ujar salah satu perwakilan penyelenggara.

Nova Embang, sebagai pembina sanggar, menyatakan rasa bangganya atas sambutan hangat tersebut. Menurutnya, membawa nama daerah ke level nasional melalui seni adalah sebuah pengabdian.

“Kami memilih tarian “Nyai Undang” karena semangatnya sangat selaras dengan perjuangan perempuan hari ini. Saya sangat bangga melihat anak-anak sanggar bisa tampil maksimal dan mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para delegasi seluruh Indonesia,” tutur Nova Embang.

Kehadiran Sanggar Seni Hapakat Penyang di ajang ini semakin mengukuhkan eksistensi mereka sebagai duta budaya yang mampu menyatukan pesan sosial dan pelestarian tradisi dalam satu harmoni pertunjukan yang luar biasa. (wln)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan Idul Fitri 2026 1 Iklan Idul Fitri 2026 2 Iklan Idul Fitri 2026 3 Iklan Idul Fitri 2026 4 Iklan Idul Fitri 2026 5 Iklan Idul Fitri 2026 6 Iklan Idul Fitri 2026 7 Iklan Idul Fitri 2026 8 Iklan Idul Fitri 2026 9 Iklan Idul Fitri 2026 10 Iklan Idul Fitri 2026 11 Iklan Idul Fitri 2026 12 Iklan Idul Fitri 2026 13 Iklan Idul Fitri 2026 14 Iklan Idul Fitri 2026 15 Iklan Idul Fitri 2026 16 Iklan Idul Fitri 2026 17

Paling Populer

Komentar Terakhir