Zona Kalimantan, Jakarta – Sanggar Seni Hapakat Penyang kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sanggar seni asal Kalimantan Tengah ini mendapatkan kepercayaan besar untuk lolos dan tampil dalam ajang Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2025 & 2026. Penampilan memukau mereka baru saja digelar pada 30 Mei 2026 di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ).
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi, kualitas, dan dedikasi tinggi para seniman Hapakat Penyang dalam menjaga serta memperkenalkan kekayaan budaya Dayak di panggung nasional.
Meskipun kembali membawa nama baik daerah dengan prestasi yang membanggakan, perjuangan tim kali ini dilalui dengan tantangan yang tidak mudah, terutama terkait akomodasi dan operasional keberangkatan.
Yulia Tanti Nova Embang, atau yang akrab disapa Nova Embang, mengungkapkan rasa syukur sekaligus harapannya agar dunia seni budaya mendapatkan perhatian yang lebih proporsional dari pihak-pihak terkait.
”Meskipun keberangkatan tim kali ini harus menggunakan dana pribadi, kami tetap bangga bisa tampil maksimal. Namun, kami sangat berharap kedepannya ada dukungan nyata dari pemerintah daerah kepada setiap seniman atau sanggar yang telah berjuang membawa kebudayaan Kalimantan Tengah di ajang nasional hingga internasional,” ujar Nova Embang.
Ajang IWDF sendiri merupakan salah satu festival tari paling bergengsi di Indonesia yang mempertemukan berbagai karya koreografi terbaik dari seluruh penjuru nusantara dan dunia.
Keberhasilan Sanggar Seni Hapakat Penyang untuk kedua kalinya ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi ekosistem seni di Kalimantan Tengah untuk terus berkarya, sekaligus menjadi momentum bagi pemangku kebijakan untuk lebih hadir mendukung pelestarian budaya lokal.(Wln)

