Sabtu, Juni 6, 2026
Google search engine
BerandaBERITA TERBARUSering Mandi Malam? Waspadai Risiko Gangguan Paru-paru

Sering Mandi Malam? Waspadai Risiko Gangguan Paru-paru

Zona Kalimantan – Seperti dilansir dari Popmama.com, mandi malam sebenarnya tidak langsung menyebabkan “paru-paru basah”.Namun, perubahan suhu tubuh secara mendadak saat mandi, terutama menggunakan air dingin, dapat membuat tubuh lebih rentan ketika kondisi fisik sedang lemah.

Salah satu waktu yang dinilai kurang ideal untuk mandi ialah selepas pukul 21.00 hingga tengah malam.

Pada jam tersebut, tubuh mulai memasuki fase istirahat alami dengan metabolisme dan suhu tubuh yang ikut menurun.

Sleep Foundation menjelaskan suhu tubuh manusia secara alami turun pada malam hari.

Ketika mandi dengan air dingin, tubuh dipaksa kembali beradaptasi terhadap perubahan suhu yang cukup ekstrem.

“Hal ini bisa membuat tubuh menggigil dan merasa tidak nyaman,” tulis laporan tersebut.

Selain mandi larut malam, masyarakat juga diingatkan agar tidak langsung mandi setelah olahraga berat.

Mengutip American Heart Association, tubuh membutuhkan proses pendinginan secara bertahap setelah aktivitas fisik intens.

“Perubahan suhu yang mendadak dapat mengganggu proses pendinginan alami tubuh. Alih-alih membantu tubuh pulih, hal ini justru bisa membuat sistem tubuh kaget,” seperti dikutip dari American Heart Association.

Waktu mandi selepas maghrib atau sekitar pukul 18.00 hingga 19.00 juga disebut kurang ideal karena suhu lingkungan mulai turun cukup cepat setelah panas sepanjang hari.

Melansir Harvard Health Publishing, kondisi tersebut dapat memicu syok ringan pada tubuh, terutama bila langsung terkena air dingin saat tubuh masih aktif beraktivitas.

Tak hanya faktor waktu, kondisi tubuh yang terlalu lelah juga dinilai meningkatkan risiko gangguan kesehatan saat mandi.

Saat energi tubuh menurun, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan suhu ikut melemah.

Di balik anggapan masyarakat mengenai paru-paru basah, para ahli menegaskan penyakit tersebut sebenarnya merupakan pneumonia yang disebabkan infeksi bakteri, virus, atau jamur.

Dilansir dari Netralnews, mandi malam bukan penyebab utama pneumonia.

Namun, paparan udara dingin saat tubuh tidak fit dapat menjadi faktor pemicu yang memperburuk kondisi kesehatan seseorang.

Sementara itu, Australian Broadcasting Corporation News menyebut kepala shower yang jarang dibersihkan dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri patogen yang terbawa melalui uap air.

Masyarakat diimbau tetap menjaga kebersihan kamar mandi, membersihkan alat mandi secara rutin, dan menyesuaikan waktu mandi dengan kondisi tubuh agar risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan. (*)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Iklan BPBD 1 Iklan BPBD 2

Paling Populer

Komentar Terakhir